Dita Alista , Zaldi, Toto Suprapto  dan Herawati

Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan

Universitas Muhammadiyah Pontianak

Abstrak

Keberhasilan produksi budidaya ikan jelawat sangat ditentukan oleh seleksi benih dengan memperhatikan karakter fenotipenya. Karakter fenotipe dapat diketahui dengan melihat keragaman dan tingkat kualitas dari benih ikan jelawat yang beredar dengananalisis fluktuasi asimetri. Fluktuasi asimetri merupakan adanya perbedaan antara karakter sisi kiri dan sisi kanan yang menyebar secara normal dengan rataan mendekati nol sebagai akibat dari ketidakmampuan individu untuk berkembang secara tepat dan normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keragaman benih yang berasal dari UPIS Anjungan dengan benih dari Danau Sentarum (Kapuas Hulu) sehingga dapat ditentukan benih yang memiliki kualitas terbaik dari kedua strain tersebut. Penelitian ini menggunakan metode analisis karakter fluktuasi asimetris dengan melihat dan mengukur jumlah sisik kanan dan kiri, jari-jari lemah sirip perut, tapis insang, bobot serta panjang baku ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa benih dari Anjungan memiliki bobot rata-rata dan panjang baku yang lebih baik dari benih dari Danau Sentarum. Ikan jelawat dari Danau Sentarum juga memilki nilai fluktuasi asimetri yang lebih besar dari UPIS Anjungan hal ini menunjukkan bahwa ikan anjungan lebih beragam.

Kata Kunci : Fluktuasi asimetri, ikan jelawat,  UPIS Anjungan, Danau Sentarum (Kapuas Hulu)

Abstract

The success of jelawat fish cultivation very determined  by watching their phenotype characteristic. The phenotype characteristic can be known by observe their diversity and degree of quality from jelawat fish seed with the analysis of asymmetric fluctuation. Asymmetric fluctuation is the differences from the right side and left side character of the fish that spread normally with approximately closest to zero, as effect from individual that unable to develop correctly and normally. This research is to find out the variances of jelawat fish that collected from the UPIS Anjongan compared with the seed From Sentarum Lake (Kapuas Hulu), so that can be known the best seed from the both places. This research using analysis of fluctuation asymmetric methods by comparing the quantity right and left scales, the fish fin, fish gills, weight and basic height of fish. The result of the research indicated that the seed from the UPIS Anjongan had better weight and basic height than the seed from Sentarum Lake. The seed of jelawat fish from sentarum Lake also indicates higher point of asymmetric fluctuation thane the seed from UPIS Anjongan, this also meant that seed from UPIS Anjongan is more medley than the seed from Sentarum Lake.

Keywords : Asymmetric Fluctuation, Jelawat Fish, UPIS Anjongan, Sentarum Lake.

Selengkapnya…. Klik Tag di bawah

PKM-AI-10-UMP-Dita Alista- Analisis Fluktuasi Asimetri Benih Ikan Jelawat _Leptobarbus hoeveni Blkr_ yang Berasal dari Unit Pembenihan Ikan Sentral _UPIS_ ANJUNGAN dan Danau Sentarum _Kapuas Hulu_, Kalimantan Barat